Minggu, 31 Juli 2016

LDKS SMP Labschool Jakarta 2016

LDKS adalah singkatan dari Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa. LDKS tahun ini dilaksanakan tanggal 29 - 30 Juli 2016 pukul 06:30 WIB sampai pukul 15:00 WIB. O Iya, LDKS diwajibkan untuk kelas 8 dan kita harus bayar 200.000 rupiah untuk beberapa narasumber dan snacks. Kita tidak perlu bawa banyak barang, cukup alat tulis, nametag, laptop (di hari kedua) dan buku catatan (jika mau). Di hari Jum'at, seragam kami adalah baju taqwa Labschool beserta celana panjang / rok biru sedangkan di hari Sabtu, kami memakai pakaian putih - biru lengkap dengan dasi dan ikat pinggang. O iya, acara ini diselenggarakan di Teater Kecil.



Pada materi 1, kami diajari tentang Managemant Organisasi oleh pak Ali Chudori selaku kepala sekolah SMP Labschool Jakarta. Ini dia sinopsisnya ( pakai bahasa Sendiri :P ).
"Pemimpin itu dilatih, bukan keturunan. Apapun itu pasti ada ilmunya, tidak hanya asal duduk di kursi, tidak asal pakai jas begitu saja. Dan LDKS itu mengajarkan kita agar tidak salah (dalam melakukan sesuatu yang ada ilmunya). Salah satu cara menjadi pemimpin adalah mulai berorganisasi. Di dalam organisasi, pasti ada manager (orang yang melakukan management)(management => kegiatan yang dilakukan seorang manager). Management mempunyai 4 fungsi, yaitu :
1. Planning / persiapan
Kita harus mempersiapkan apapun dengan baik. 
Ingat ! Gagal dalam persiapan = Persiapan untuk kegagalan.
2. Organizing
Persiapan kita harus diorganisasikan (ditempatkan dan dikordinasi) menggunakan ilmu keterampilan dan kependidikan.
3. Actuating / penerapan
memberi dan melaksanakan kebijakan yang sudah diterapkan
4. Controlling / mengkontrol
Jika apapun dibiarkan tanpa kontrol, maka apapun bisa bekerja tanpa arah. Jika ada masalah, coba cari alternatif solusi. Contoh masalah : Ruangan terlalu silau (posisi kita menghadap jendela).
Solusi : beri kacamata hitam per orang (kurang efektif >>> 1 kacamata hitam misalkan 20 ribu => semua orang = 250 x 20.000 = 5.000.000 rupiah), redupkan sumber cahaya (jendela, Dll.) dengan memberikan suatu penghalang (gordeng, tirai hitam, Dll.)(lebih efektif  >>> 1 tirai harganya 100 ribu, beli saja 1 tirai yang besar daripada membeli kacamata hitam per orang), lampu di ruangan itu dinyalakan (supaya ada keseimbangan), kita jangan menghadap ke sumber cahaya (jendela, Dll.)(diputar ke arah mana saja), Dll.

Satu hal Terakhir, pandai pandailah membagi dan mengatur waktumu, karena apa yang kita lakukan dan kita jadwalkan tidak berjalan sesuai rencana."

Lalu, ada materi tentang OSbreak sebentar sekitar 15 menit untuk makan snack (roti bermerek jessy bread dan aqua gelas). Selanjutnya, kami mendapat materi kedua oleh pak Ukim tentang Cerdas Berkomunikasi selaku mantan kepala sekolah SMP Labschool Kebayoran. Ini dia sinopsisnya ( pakai bahasa sendiri [Lagi]  :P )
IS SMP Labschool oleh kakak - kakak OSIS periode 2015/2016. Kemudian, kami

"Komunikasi adalah cara kita berinteraksi dengan orang lain. Seseorang baru bisa dikatakan Cerdas Berkomunikasi apabila ada lawan bicara. Ini dia tips untuk tampil Cerdas Berkomunikasi :
1. Memahami lawan bicara
2. Mempersiapkan bahan pembicaraan
3. Berbicara dengan akurat
4. Kuasai gesture / bahasa tubuh
5. Menjaga kontak pandang
6. Peka terhadap kondisi audience (penonton / pendengar)(medengar aktif)
Ingat ! menjadi pembicara yang baik dimulai dari pendengar yang baik. Jika kalian sudah mengingat dan melakukan itu, bisa jadi kaian bisa seperti Ir. Soekarno (berbicara di USA tahun 1940an)."

Setelah itu, kami istirahat sampai pukul 12:45 WIB (Sangat dianjurkan agar jangan makan dulu di waktu ini). Setelah pukul 12:45 WIB, kami kembali ke Teater kecil untuk menikmati makan siang (KFC Box persegi panjang berwarna merah yang isinya ayam crispy favorit semua orang beserta nasi dan saosnya dan aqua botol yang kecil) dan melanjutkan materi selanjutnya dari pak Satri selaku guru SMA Labschool Jakarta tentang Menjadi Organisator Yang Handal. Sebelum materi dimulai, kami diberi tempat nametag untuk menaruh nametag kami.

"Negara ini dibangun oleh orang - orang yang mempunyai ide besar, bukan bermulut besar (terutama anak muda). Hal itu dibuktikan dengan adanya sumpah pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Anak muda zaman sekarang jauh berbeda dengan zaman dahulu. Buktinya, Soekarno bisa membuat buku di dalam penjara. Sekarang ??? Tahunya cuma Pokemon.  xD  .Percuma jumlah kita banyak jika kualitas kita tidak ada. Untuk menghindari hal tersebut, maka kita harus berorganisasi. Dalam organisasi, pemuda harus termotivasi untuk berprestasi. Salah satu ciri - cirinya adalah berani mengambil tanggung jawab yang besar. Jadi, intinya adalah buatlah diri kita berkualitas pada generasi tekhnologi canggih seperti saat ini."

Tak terasa waktu menunjukan pukul 14:55 WIB. Dengan begitu, berakhirlah LDKS hari pertama. Sebelum pulang, kami diberi tugas untuk membuat sebuah cerita yang harus terdapat potensi diri kita, kekurangan diri kita, sosok teladan dan inspiratif buat kita (usahakan agar jangan orang tua yang menjadi tauladan), cita - cita terbesar, langkah terdini untuk menggapai cita - cita tersebut, dan apa tantangan terbesar untuk meraihnya dengan font 12 dan jenis huruf Times new Roman. Ada yang berbentuk digital (dikirim ke adilabjkt@gmail.com dengan deadline pukul 23:00 WIB) dan yang berbentuk tercetak pada esok harinya pukul 08:00 WIB. Kami juga disuruh untuk berdiskusi tentang suatu tema yang bisa dibuat program kerja (per kelas) serta membawa minimal 2 Laptop per kelas.Terus, kami boleh pulang.  ^v^

Kami memulai LDKS hari kedua sekaligus hari terakhir pada pukul 07:00 WIB yang dimulai dengan acara pengumpulan tugas cerita kita yang kemarin. Lalu ada materi dari pak Rosiman selaku mantan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan tentang teknik persidangan dan rapat yang efektif.

"Menjadi pelajar yang terbaik saja tidak cukup. Kalian perlu menjadi pelajar yang hebat agar dapat memimpin orang lain (bahkan memimpin dunia). Untuk menjadi pemimpin dunia, kita harus mengetahui tentang teknik persidangan. Apa itu teknik persidangan ? teknik persidangan adalah tata krama dalam bersidang agar sidang berjalan lancar. Sebelum memulai bersidang, tentunya kita harus mempersiapkan beberapa hal, seperti ruang sidang, palu sidang, alat - alat pendukung (screen, proyektor, kursi anggota, dll.), jadwal acara, dsb.
 
Guys, mengurusi sebuah sidang tidak segampang yang kalian kira. Kita ambil contoh jadwal acara.Bagian paling susahnya adalah ngatur waktunya. Di dalam sebuah sidang, biasanya ada pembicaranya, kan (bukan MC) ?? Jadwal kita harus disesuaikan sama pembicara tersebut, karena pasti dia (pembicaranya) ada acara lain selain di sekolah kita kan ?? Nah, itu bagian yang paling susah (karena tidak semua pembicara bisa mengisi kegiatan di sekolah kita)."

Berhubung sudah 10:30 WIB, saatnya kita mendengarkan materi tentang kepemimpinan dari pak Masribi.

"Pemimpin itu pilihan. Maksudnya, terserah kita mau memimpin atau dipimpin. Buktinya, ada seekor pinguin yang dapat memimpin kawan - kawannya. Pinguin saja bisa, apalagi manusia. Ada Quiz unik !! Apa bedanya ikan teri dengan ikan paus ?? Bingung ??? Ini dia jawabannya : Kalau ikan teri, tidak pernah besar. Kalau ikan paus, pernah kecil. Lho, terus apa kaitannya dengan kepemimpinan ?? Mau tahu ? Kaitannya adalah pemimpin itu bagaikan orang sukses (perumpamaannya adalah ikan paus yang sudah dewasa dan besar). Awalnya hanya hal - hal kecil, seperti membuang sampah di tempatnya (perumpamaan seekor ikan paus yang baru lahir). Tapi, lama - lama kita mulai berani berbuat hal yang lebih besar, seperti menasihati orang untuk membuang sampah di tempatnya (bagaikan masa ikan paus untuk tumbuh dewasa)"

Tidak terasa waktu telah menunjukkan pukul 11:00 WIB. Selanjutnya adalah sedikit materi tentang planning oleh Budiman Prawiroatmojo atau lebih akrab dipanggil kak Budiman sampai pukul 11:50 WIB. Lalu, kami mendapat waktu Isoma (Istirahat-Sholat-Makan) sampai pukul 12:45 WIB (dan dianjurkan agar tidak makan dulu). Kemudian, kami diberi makan nasi dengan ayam goreng beserta sambal, kremezz..., dan tentunya selada dan timun. Setelah itu, kami disuruh untuk membuat 2 program kerja yang dimana yang pertama berdasarkan tema diskusi kemarin dan yang kedua berdasarkan undian yang diambil acak oleh tiap perwakilan kelas (yang tentunya ditemani 2 atau 3 kakak OSIS) sampai sekitar pukul 14:00 WIB. Ketika sudah masuk deadline, semuanya berhenti dan maju untuk presentasi. Terus, kami diberikan selembar kertas yang berisi 13 pertanyaan yang harus kami isi dalam waktu 5 menit. Sekitar 75% dari kami mengerjakannya secara terburu - buru dan secara berurutan. Ternyata, soal nomor 12 menjelaskan bahwa kita hanya disuruh mengerjakan soal nomor 1 (tulis namamu di halaman belakang kertas ini), 6, 7 dan 8 Saja.

Saya (bahkan kami semua) mendapat pelajaran bahwa apapun bisa bekerja tanpa arah jika apapun itu dibiarkan tanpa kontrol. Oleh karena itu, kita diberi instruksi atau komando agar apapun yang kita lakukan ada arahnya. Sebelum kami dibolehkan pulang, kami diberi sertifikat dan sedikit diceramahi tentang kesalahankami yang tidak mengikuti 'komando' kertas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar